Theresia Intan Darmawati, Mengupayakan Kesetaraan Gender

Theresia Intan Darmawati (Foto: HIDUP/Yanuari Marwanto)

Theresia Intan Darmawati (Foto: HIDUP/Yanuari Marwanto)

Pengalaman pahit ditinggal pergi sang ayah membuat Theresia Intan Darmawati getol berjuang bagi kesetaraan gender. Tapi, ia kerap berbenturan dengan ajaran-ajaran agama yang melegitimasi ketidakadilan gender.

Sesaat kenangan Theresia Intan Darmawati, yang akrab di sapa Hunk, tertumbuk pada sosok sang ayah. Sosok ayah yang seharusnya menjadi pelindung bagi keluarga, justru meninggalkan Hunk dan ibundanya hidup dalam keterbatasan. Lantaran peristiwa ini, Hunk dan sang ibu kerap mendapat cibiran dari para tetangga. “Semua orang seperti menyalahkan kami,” kenang Hunk. Baca lebih lanjut

Misi Baru SVD, Menghadapi Ketidakadilan

Penambang NTT (Dok. JPIC OFM)

Penambang NTT (Dok. JPIC OFM)

Kemandirian dalam keuangan kerap membawa anggota Serikat Sabda Allah (SVD) dekat dengan pengusaha dan penguasa. Tapi misi SVD juga membawa solidaritas dengan korban kapitalisme global. Sebuah tantangan sekaligus peluang.

Satu abad peziarahan misi SVD di Indonesia meninggalkan tapak-tapak sejarah yang tentu tak bisa dilupakan. RP John Mansford Prior SVD, seorang misionaris asal Inggris yang tiba di Flores pada 6 April 1973, mengurai tapak-tapak sejarah itu. Melalui perbincangan dengan surat elektronik, doktor bidang teologi interkultural Universitas Birmingham kelahiran 14 Oktober 1946 yang kini berkarya di Seminari St Paulus Ledalero ini, juga menatap misi SVD di masa depan. Baca lebih lanjut